PENATODAY.ID – Desa Caringin, Kecamatan Geger Bitung, Kabupaten Sukabumi, menunjukkan bahwa potensi pembangunan desa tidak selalu bergantung pada anggaran besar. Berbekal semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat, desa ini mampu mengubah persoalan sampah menjadi manfaat nyata sekaligus membangun karakter generasi muda.
Melalui Program Gerakan Sedekah Sampah, Pemerintah Desa Caringin mengajak masyarakat menjadikan sampah sebagai sumber nilai ekonomi. Hasil pengumpulan sampah yang dikelola bersama dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan lingkungan, salah satunya memperbaiki jalan desa.
Kepala Desa Caringin, Marpudin, mengatakan gerakan tersebut telah berjalan cukup lama dan menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap sampah di sekitarnya,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut membuktikan bahwa sampah tidak selalu menjadi persoalan apabila dikelola dengan baik. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih, hasil pengelolaannya juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas infrastruktur desa.
Keberhasilan Gerakan Sedekah Sampah pun menjadi salah satu potensi Desa Caringin dalam mengembangkan pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat, di mana seluruh warga dilibatkan untuk menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus produktif.
Tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Desa Caringin juga mengembangkan potensi sumber daya manusia melalui program “One Week One Juz”. Program tersebut mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, membiasakan membaca Al-Qur’an secara rutin dengan target menyelesaikan satu juz setiap pekan.
Marpudin menjelaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar mendorong kebiasaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan karakter generasi muda agar memiliki akhlak yang baik.
“Harapan kami adalah agar seluruh warga, terutama generasi milenial, selalu gemar membaca Al-Qur’an,” katanya.
Pelaksanaan program itu mendapat dukungan dari tokoh agama dan masyarakat yang secara aktif membimbing para peserta. Sinergi tersebut dinilai menjadi kekuatan Desa Caringin dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis sekaligus meningkatkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Dengan memadukan kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan karakter masyarakat, Desa Caringin dinilai memiliki potensi sebagai desa yang mampu tumbuh melalui inovasi berbasis partisipasi warga.
Berbagai program yang dijalankan menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran, kepedulian, dan semangat gotong royong masyarakat.













