Bersama Komisi IV, Pemkab Sukabumi Percepat UHC Agar Warga Tak Lagi Terkendala Berobat

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bersama Komisi IV, Pemkab Sukabumi Percepat UHC Agar Warga Tak Lagi Terkendala Berobat

i

Bersama Komisi IV, Pemkab Sukabumi Percepat UHC Agar Warga Tak Lagi Terkendala Berobat

PENATODAY.ID – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Komisi IV DPRD memperkuat langkah percepatan Universal Health Coverage (UHC) agar masyarakat tidak lagi terkendala saat mengakses layanan kesehatan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pembahasan Implementasi Strategi Penguatan Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Semester I Tahun 2026 di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Jumat (8/5/2026).

Pertemuan yang melibatkan BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, serta Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi itu difokuskan pada evaluasi kepesertaan aktif JKN dan percepatan reaktivasi peserta nonaktif.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan bahwa target UHC bukan sekadar persoalan capaian angka, tetapi menyangkut hak dasar masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan secara layak.

“Kita ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan berobat hanya karena persoalan administrasi atau kepesertaan yang tidak aktif,” ujarnya.

Menurut Ade, pemerintah daerah kini mendorong pola jemput bola agar warga yang belum terdaftar maupun peserta nonaktif bisa kembali masuk dalam sistem jaminan kesehatan nasional.

Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan sinergi lintas sektor, termasuk bersama Komisi IV DPRD yang selama ini menjadi mitra pengawasan bidang kesehatan dan pelayanan publik.

Dalam pembahasan itu, pemanfaatan data kependudukan juga menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat yang belum tercover JKN dapat dipetakan secara lebih akurat agar intervensi bisa dilakukan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Nora D. Manurung, menyebut reaktivasi peserta menjadi tantangan sekaligus kunci penting dalam meningkatkan kualitas capaian UHC di Kabupaten Sukabumi.

“Reaktivasi kepesertaan sangat penting karena banyak masyarakat sebenarnya sudah pernah terdaftar, tetapi statusnya tidak aktif,” jelas Nora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sukabumi Punya Modal Jadi “Bali Kedua”, Palabuhanratu hingga Ciletuh Dinilai Layak Naik Kelas
Sampaikan Nota Pengantar Raperda, DPRD Mulai Pegang Kendali Pembahasan Perubahan APBD 2026
DPRD Pasang Target: Ratusan SPPG Harus Kantongi PBG dan SLF Sebelum 31 Desember
Budi Azhar Minta Pemkab Sukabumi Tak Asal Tambah Anggaran di APBD Perubahan
DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan
Cimanggu Punya Banyak Potensi, dari Lumbung Pangan hingga Warisan Kerajinan Batu
DPRD Desak Tak Ada Kompromi Kasus Narkoba Kades Tamanjaya, Pemda Diminta Gerak Cepat
Oknum Kades Tamanjaya Positif Sabu, Dewan Batman Soroti Ciemas Darurat Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:31 WIB

Sukabumi Punya Modal Jadi “Bali Kedua”, Palabuhanratu hingga Ciletuh Dinilai Layak Naik Kelas

Kamis, 3 September 2026 - 19:26 WIB

Sampaikan Nota Pengantar Raperda, DPRD Mulai Pegang Kendali Pembahasan Perubahan APBD 2026

Kamis, 3 September 2026 - 19:18 WIB

DPRD Pasang Target: Ratusan SPPG Harus Kantongi PBG dan SLF Sebelum 31 Desember

Kamis, 3 September 2026 - 11:22 WIB

Budi Azhar Minta Pemkab Sukabumi Tak Asal Tambah Anggaran di APBD Perubahan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:39 WIB

DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan

Berita Terbaru