Berbatasan Langsung dengan Vietnam, Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

- Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berbatasan Langsung dengan Vietnam, Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

i

Berbatasan Langsung dengan Vietnam, Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

PENATODAY.ID – Prajurit Korps Marinir memperketat pengamanan di beranda depan negara. Mereka menyisir Pulau Sekatung, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, yang berbatasan langsung dengan perairan Vietnam.

Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pam Puter) melaksanakan patroli darat dan pesisir pantai secara intensif pada Jumat (20/2). Langkah ini bertujuan memastikan kedaulatan dan integritas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap terjaga.

Komandan Pos (Danpos) Satgas Pam Puter Pulau Sekatung Lettu (Mar) Suharyanto, memimpin langsung pergerakan pasukan. Ia menjelaskan, prajuritnya menerapkan pola gerak taktis yang terukur dengan perlengkapan tempur lengkap.

“Kami melaksanakan pengamatan dan pemeriksaan di sejumlah titik strategis. Fokus kami memastikan tidak ada aktivitas ilegal, pelanggaran wilayah, maupun pergerakan kapal asing yang mencurigakan di sekitar perairan,” tegas Suharyanto, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Sabtu (21/2).

Pulau Kosong yang Strategis

Pulau Sekatung memegang peran vital sebagai salah satu pulau terluar Indonesia. Pulau seluas kurang lebih 1,5 kilometer persegi ini tidak memiliki penduduk tetap. Posisi geografisnya yang bersinggungan langsung dengan Vietnam menjadikan pulau ini sangat strategis dalam menjaga pintu gerbang utara Indonesia.

Meski bertugas di pulau kosong dengan sarana terbatas dan jauh dari keluarga, semangat para prajurit tak surut. Suharyanto memastikan anggotanya tetap menunjukkan disiplin, loyalitas, dan dedikasi tinggi demi menjaga stabilitas keamanan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Bersama Komisi IV, Pemkab Sukabumi Percepat UHC Agar Warga Tak Lagi Terkendala Berobat
Dari KAA 1955 hingga Kini, Indonesia Tak Goyah Tolak Israel
Perang Iran vs AS–Israel, 58 Ribu Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi
Indonesia Pilih Abstain di PBB soal Ukraina, Tegaskan Jalur Diplomasi Inklusif
India Mundur, Rusia dan Iran Adu Murah Minyak di Pasar China
China tanggapi perjanjian dagang resiprokal Indonesia-AS
Amerika Serikat Terancam Kembalikan Dana Rp 2.951 Triliun Usai MA Batalkan Tarif Trump
BI Guyur Likuiditas Bank Rp 427,5 T di Awal Tahun

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:15 WIB

Bersama Komisi IV, Pemkab Sukabumi Percepat UHC Agar Warga Tak Lagi Terkendala Berobat

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:00 WIB

Dari KAA 1955 hingga Kini, Indonesia Tak Goyah Tolak Israel

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:00 WIB

Perang Iran vs AS–Israel, 58 Ribu Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:22 WIB

Indonesia Pilih Abstain di PBB soal Ukraina, Tegaskan Jalur Diplomasi Inklusif

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:44 WIB

India Mundur, Rusia dan Iran Adu Murah Minyak di Pasar China

Berita Terbaru

Sukaraja, Kecamatan yang Tumbuh Cepat di Gerbang Sukabumi

Daerah

Sukaraja, Kecamatan yang Tumbuh Cepat di Gerbang Sukabumi

Selasa, 2 Jun 2026 - 07:47 WIB

Miris! Temuan Belatung di Menu MBG B3 di Cisolok

Daerah

Miris! Temuan Belatung di Menu MBG B3 di Cisolok

Senin, 11 Mei 2026 - 15:24 WIB