Sukalarang, Lumbung Hortikultura di Perbatasan Sukabumi-Cianjur

- Redaksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukalarang, Lumbung Hortikultura di Perbatasan Sukabumi-Cianjur

i

Sukalarang, Lumbung Hortikultura di Perbatasan Sukabumi-Cianjur

PENATODAY.ID – Di tengah pesatnya pembangunan kawasan perkotaan, Kecamatan Sukalarang tetap mempertahankan identitasnya sebagai salah satu sentra pertanian unggulan di Kabupaten Sukabumi. Berada di wilayah perbatasan Kabupaten Sukabumi dan Cianjur, kecamatan ini menjadi pemasok berbagai komoditas hortikultura yang menopang perekonomian masyarakat setempat.

Dengan bentang alam berbukit dan ketinggian antara 700 hingga 900 meter di atas permukaan laut, Sukalarang memiliki kondisi geografis yang mendukung pengembangan sektor pertanian. Curah hujan yang relatif tinggi serta tanah yang subur menjadikan wilayah ini cocok untuk budidaya berbagai tanaman pangan dan hortikultura.

Camat Sukalarang, Ratu Badrijawati, mengatakan sebagian besar lahan di wilayahnya dimanfaatkan untuk pertanian buah dan sayuran. Komoditas seperti cabai, tomat, pisang, hingga berbagai tanaman hortikultura lainnya menjadi andalan masyarakat.

“Sebagian besar tanah di Sukalarang dijadikan lahan pertanian buah dan sayuran seperti tomat, cabai, pisang, dan lainnya. Sebagian kecil dijadikan tempat pemeliharaan ternak sapi perah dan industri,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Mayoritas penduduk menggantungkan hidup dari aktivitas pertanian, baik sebagai petani pemilik lahan, penggarap, buruh tani, maupun pelaku usaha yang berkaitan dengan hasil pertanian.

Tidak hanya menjadi sumber penghasilan, sektor pertanian juga membentuk karakter wilayah yang masih kental dengan kehidupan pedesaan produktif. Hamparan lahan pertanian yang membentang di enam desa menjadi pemandangan yang mudah ditemui di berbagai sudut Sukalarang.

Selain pertanian, potensi peternakan juga mulai berkembang. Beberapa wilayah dimanfaatkan untuk budidaya sapi perah yang menjadi pelengkap aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Ratu Badrijawati, pengembangan ekonomi di Sukalarang tidak hanya bertumpu pada hasil pertanian semata. Pemerintah kecamatan juga mendorong penguatan sektor agribisnis, pariwisata, dan industri yang tetap memperhatikan aspek lingkungan.

Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 42 ribu jiwa yang tersebar di enam desa, Sukalarang memiliki modal sosial dan sumber daya alam yang cukup kuat untuk berkembang. Didukung tanah yang subur dan iklim yang mendukung, wilayah perbatasan ini terus menunjukkan perannya sebagai salah satu kawasan pertanian penting di Kabupaten Sukabumi.

Di tengah tantangan modernisasi dan alih fungsi lahan yang terjadi di berbagai daerah, Sukalarang masih menjadi bukti bahwa sektor pertanian tetap memiliki masa depan dan menjadi kekuatan ekonomi yang mampu menggerakkan kehidupan masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sampaikan Nota Pengantar Raperda, DPRD Mulai Pegang Kendali Pembahasan Perubahan APBD 2026
DPRD Pasang Target: Ratusan SPPG Harus Kantongi PBG dan SLF Sebelum 31 Desember
Budi Azhar Minta Pemkab Sukabumi Tak Asal Tambah Anggaran di APBD Perubahan
DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan
Cimanggu Punya Banyak Potensi, dari Lumbung Pangan hingga Warisan Kerajinan Batu
DPRD Desak Tak Ada Kompromi Kasus Narkoba Kades Tamanjaya, Pemda Diminta Gerak Cepat
Oknum Kades Tamanjaya Positif Sabu, Dewan Batman Soroti Ciemas Darurat Narkoba
Warungkiara Simpan Potensi Besar, Pertanian hingga Perikanan Air Tawar Jadi Motor Penggerak Ekonomi

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:26 WIB

Sampaikan Nota Pengantar Raperda, DPRD Mulai Pegang Kendali Pembahasan Perubahan APBD 2026

Kamis, 3 September 2026 - 19:18 WIB

DPRD Pasang Target: Ratusan SPPG Harus Kantongi PBG dan SLF Sebelum 31 Desember

Kamis, 3 September 2026 - 11:22 WIB

Budi Azhar Minta Pemkab Sukabumi Tak Asal Tambah Anggaran di APBD Perubahan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:39 WIB

DPRD Mulai Bedah Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Aturan Ketenagakerjaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:35 WIB

DPRD Desak Tak Ada Kompromi Kasus Narkoba Kades Tamanjaya, Pemda Diminta Gerak Cepat

Berita Terbaru