PENATODAY.ID – Kecamatan Simpenan di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi bukan sekadar wilayah administratif, tetapi menyimpan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Sesuai dengan arti namanya dalam bahasa Sunda, “Simpenan” berarti tempat menyimpan, sebuah filosofi yang hingga kini masih relevan menggambarkan potensi kawasan tersebut.
Wilayah yang resmi menjadi kecamatan mandiri sejak 21 Juni 2001 ini sebelumnyaSimpenan, ‘Gudang’ Sumber Daya Alam di Pesisir Selatan Sukabumi merupakan bagian dari Kecamatan Palabuhanratu. Pemekaran tersebut berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 01 Tahun 2001, yang kemudian diperkuat dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 04 Tahun 2000.
Simpenan kini menaungi tujuh desa, yakni Cidadap, Loji, Sangrawayang, Kertajaya, Cihaur, Cibuntu, dan Mekarasari. Dari ketujuh desa ini, beragam potensi tersebar mulai dari sektor pertanian, perkebunan, hingga pertambangan.
Menurut penuturan tokoh masyarakat setempat, nama Simpenan tidak muncul begitu saja. Wilayah ini sejak lama dikenal menyimpan berbagai potensi tambang seperti emas, perak, mangan, galena, hingga pasir besi dan batuan lainnya. Selain itu, bentang alamnya yang terdiri dari hutan, kebun, sungai besar hingga garis pantai Samudra Hindia menjadikan Simpenan sebagai kawasan strategis dengan sumber daya yang lengkap.
Dalam catatan sejarah penyebaran Islam, nama Simpenan juga disebut berkaitan dengan perjalanan Syeikh Yusuf Tajul Robani al Makasari, yang menyebut wilayah subur dan kaya sumber daya sebagai tempat “penyimpanan” kekayaan alam.
Secara geografis, Simpenan berbatasan dengan Palabuhanratu di utara, Bantargadung dan Lengkong di timur, Waluran dan Ciemas di selatan, serta langsung berhadapan dengan Samudra Indonesia di barat. Dengan luas wilayah mencapai 58.658 hektare dan jumlah penduduk sekitar 17.725 jiwa (data BPS 2020), kawasan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“Potensi ini harus menjadi pendorong pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Camat Simpenan, Pendi.
Dengan kekayaan alam yang dimiliki, Simpenan dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah selatan Sukabumi, apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan.













